Sunday, June 27, 2010

hidup ini pilihan.

minggu lalu bokap gue dateng ke juga ke jawa. nengoin anaknya. hihi. nemenin gue tes stan dsb. sampai suatu jumat yang dingin capek dan ueenak buat tidur, bokap gue ngajakin ke rumah temennya yang ada di daerah bringin, jawa tengah. gak terlalu jauh dari rumah gue. sekitar 10 km. awalnya gue pikir sapa gitu yang bakal didatengin. sapa sih ni. males sebenernya. mana nyokap gak ikut trus gue gak perlu ganti baju buat kesan. kaos barong plus celana kolorr. hahahaha. aneh ni. cabut lah gue akhirnya bareng adek gue.

perjalanan melewati jalan besar, gang besar, gang kecil, sawah, pedesaan, sampai dah di desa yang "mati" menurut gue. hahahaha. gila sepiiii abis dah. padahal itu baru jam 6!! ckck. dan ternyata gue ke rumahnya SEORANG TEMEN BOKAP GUE YANG MEMANG SUDAH GUE KENAL. gue cuma sebatas tau dia temen bokap gue dan tergolong menengah ke bawah dari segi finansial. gue gak tau seberapa tingkat kekurangan dia. dan saya mengetahui dengan amat jelas SEKARANG.

rumah itu besar. berpenghuni lima orang. dua orang dewasa dan tiga anak kecil. gue sempet shock waktu ngeliat betapa "ngerinya" rumah itu. GELAP, SEPI, DAN TANPA HIBURAN. gue masuk dan gue nemuin banyaknya bahan bahan untuk kerajinan. karena dia memang pengrajin. gak ada radio apalagi TV. lampunya cuma ada 3 untuk rumah yang lumayan besar itu. dipintu masuk, ruang keluarga dan dapur. sangat amat dibawah standar. gue sampe bungkam dibuatnya.

padahal kalo lo tau dia itu seorang sarjana FISIP lulusan UGM. hahhahaha. dia pintar dan bokapnya pemilik pesantren besar dijawa. gak percaya? masih ada fakta lain. dia sekarang gak punya apa apa. sampai satu satunya mesin pengrajin yang dia punya dijual buat bisnis baru yang harus mandeg dijalan. sedangkan dia harus menghidupi seorang istri dan KETIGA ORANG anaknya masih sekolah. makin terpana? gue juga GILA. dan dia memang terlihat pintar dari segi berbicara dan lain lain. gue juga salut ma istrinya. istrinya adalah orang paling setia tegar dan menerima segalanya dengan lapang dada. two thumb up deh.

pelajaran yang gue dapet kali ini lumayan banyak. ternyata sekolah bermutu tinggi dan pinter itu gak menjamin segalanya. hidup itu pilihan. tergantung lo mau maju atau gak. bokap gue pesen gini:

makanya nanti kami harus jadi orang kaya. biar bisa bantu orang orang atau temen temenmu yang nasibnya kurang beruntung. itulah kenapa bapak mau jadi kaya.

sejak itu gue bertekad harus jadi orang yang hidup sukses dan bahagia. :)

No comments:

Post a Comment